Sabtu, 26 Mei 2012
Minggu, 06 Mei 2012
kipas angin tanpa baling-baling
Penemuan Baru : Kipas angin tanpa baling-baling
Dalam Bidang Elektronika, Penemuan Terbaru di Maret 11, 2010 pada 6:11 pm
Udara ditarik masuk ke dalam dasar silinder mesin oleh sebuah motor kecil, kemudian alat pendorong motor itu mendorong udara ke dalam lubang yang berongga dan kemudian lewat sebuah celah, menyapu seluruh bagian lubang. Udara kemudian dipercepat alirannya melalui sebuah lingkaran besar, yang disebut loop amplifier.
Ada beberapa keuntungan-keuntungan di dalam menggunakan teknologi ‘Air Multiplier’:
- Karena tidak ada bagian yang berputar kencang (yang dapat berbahaya jika disentuh), maka tidak perlu ada kawat pelindung.
- Tidak perlu sering-sering dibersihkan karena tidak ada baling-balingnya
- Pengatur kekencangan bisa menggunakan dimmer (seperti saklar putar pengatur terang/redupnya lampu)
Di dalam sebuah wawancara dengan Dyson, ia mengatakan: “Saya selalu kecewa dengan kipas angin biasa. Baling-baling yang berputar memotong aliran udara, menyebabkan suara mengganggu. Selain itu susah dibersihkan dan anak-anak selalu ingin memasukkan jari-jari mereka melalui lubang-lubang kawat. Jadi kami mengembangkan sebuah jenis kipas angin baru yang tidak menggunakan baling-baling.” (Erabaru/snd)
sumber: http://kisahpenemu.wordpress.com
laporan penguat awal
LAPORAN
“PenguatAwal (Jobsheet 1)”
PRATIKUM AUDIO DAN RADIO

Oleh:
NAMA : ADE SAPUTRA
NIM/BP : 16421 / 2010
PRODI : Pend. Tek. ELEKTRONIKA
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2012
A. TUJUAN
Setelahmelakukanpraktekinidiharapkan:
1. Mahasiswamampumerakitkomponentersebutsesuairangkaian
yang ditunjukkan.
2. Mahasiswamampumengukurtegangan,
arusdanpenguatan yang terjadi.
3. Mahasiswamampumenganalisabesarteganganarusdanpenguatmenurutrangkaiannya.
B. TEORI
SINGKAT
Padadasarnya amplifier (penguat)
terdiridarirangkaianpenguatawal, tone control danpenguatakhir (power),
penguatawaldalam amplifier memproses signal-signal yang bersihdarisuara
(mikrophose) agar suara yang dihasilkan amplifier
bersih.Bentukrangkaianpenguatawal/amplifier banyaksekalijenisnya,
diantaranyarangkaianpenguatawalsbb:
PenguatAwal
Bias Tetapi
Penguatawal bias initerdiridari
transistor sebagaipenguataktif. Transistor yang digunakan bias transistor PNP
dan NPN. Sebaliknyajenisrangkaian yang direncanakandalamjenis Con
FigaerasnEmeter yang ditunjukkangambarpadajobsheetini.
Padaarus DC semuacondensator yang
terpasangterbukakarenahektansidari C (Xc) sangatbesar, sehinggaarus DC tidak
bias lewatpada C dan bias dikatakansepertisaklardalamkeadaanterbuka.
C. ALAT
DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN
1. Alat
a. Audio
Signal Generator
b. Osiloscope
c. Power
Supply DC
d. Multimeter
e. Kebel-kebelpenghubungsecukupnya
f. PCB
2. Bahan
a. Tahanan
1K, 4.7K, 680K
b. Kondensator
10µF x2
c. Transistor
NPN pcs 9012, 9013, 9014.
D. Langkah Kerja
1.
Rakitlah
komponen tersebut seperti gambar di bawah ini pada PCB.
2.
Ukurlah
tegangan dan arus menurut Tabel 1.
3.
Hubungkan
signal dari output AC, ke input rangkaian dan atur tegangan input sampai pada
output rangkaian terlihat gelombang sinus murni &
atur frekuensi menurut tabel 3.
4.
Lepaskan
semua rangkaian dan kembalikan seperti semula.
E. Gambar Kerja
![]() |
F. Tabel Pengukuran
I.
HasilPratikum
a.
Tabel
1 ( Tegangan )
|
VB
|
VC
|
VE
|
VBE
|
VCE
|
|
0,68 V
|
0,125
|
0
|
0,68
|
0,125
|
b.
Tabel
2 ( Arus )
|
IB
|
IC
|
IE
|
|
40 uA
|
3,9 mA
|
3,9 mA
|
c.
Tabel
3
|
Vi
|
Gel. Vi
|
Frekuensi
|
Teg. Vo
|
Gel. Vo
|
Teg. Av
|
|
0,3 V
|
|
50Hz
|
0,1 V
|
|
|
|
0,3 V
|
|
100Hz
|
20 V
|
|
|
|
0,3 V
|
|
150Hz
|
26,7 V
|
|
|
|
0,3 V
|
|
200Hz
|
|
|
|
II.
HasilSimulasi
a.
Tabel
1 ( Tegangan )


|
VB
|
VC
|
VE
|
VBE
|
VCE
|
|
679,57 mV
|
76,57 mV
|
0 V
|
679,57 mV
|
76,57 mV
|
b.
Tabel
2 ( Arus )



|
IB
|
IC
|
IE
|
|
37,82 µA
|
4,06 mA
|
4,09 mA
|
c.
Tabel
3




|
Vi
|
Gel. Vi
|
Frekuensi
|
Teg. Vo
|
Gel. Vo
|
Teg. Av
|
|
0,3 V
|
|
50Hz
|
4,5 x 2 = 9 V
|
|
30 x
|
|
0,3 V
|
|
100Hz
|
4,5 x 2 = 9 V
|
|
30 x
|
|
0,3 V
|
|
150Hz
|
4,5 x 2 = 9 V
|
|
30 x
|
|
0,3 V
|
|
200Hz
|
4,5 x 2 = 9 V
|
|
30 x
|
Langganan:
Komentar (Atom)
