Minggu, 06 Mei 2012

kipas angin tanpa baling-baling


Penemuan Baru : Kipas angin tanpa baling-baling

Dalam Bidang ElektronikaPenemuan Terbaru di Maret 11, 2010 pada 6:11 pm
James Dyson, penemu vacuum cleaners tanpa kantong, kini telah mempunyai penemuan baru: kipas angin tanpa baling-baling. Kipas angin ini mendorong 119 galon udara perdetik. Tidak seperti kipas angin biasa yang mengandalkan baling-baling yang berputar untuk “menangkap” udara dan menghembuskannya ke depan, teknologi kipas angin tanpa baling-baling ini menggunakan prinsip aliran udara model seperti sayap pesawat terbang.
Udara ditarik masuk ke dalam dasar silinder mesin oleh sebuah motor kecil, kemudian alat pendorong motor itu mendorong udara ke dalam lubang yang berongga dan kemudian lewat sebuah celah, menyapu seluruh bagian lubang. Udara kemudian dipercepat alirannya melalui sebuah lingkaran besar, yang disebut loop amplifier.
Ada beberapa keuntungan-keuntungan di dalam menggunakan teknologi ‘Air Multiplier’:
- Karena tidak ada bagian yang berputar kencang (yang dapat berbahaya jika disentuh), maka tidak perlu ada kawat pelindung.
- Tidak perlu sering-sering dibersihkan karena tidak ada baling-balingnya
- Pengatur kekencangan bisa menggunakan dimmer (seperti saklar putar pengatur terang/redupnya lampu)
Di dalam sebuah wawancara dengan Dyson, ia mengatakan: “Saya selalu kecewa dengan kipas angin biasa. Baling-baling yang berputar memotong aliran udara, menyebabkan suara mengganggu. Selain itu susah dibersihkan dan anak-anak selalu ingin memasukkan jari-jari mereka melalui lubang-lubang kawat. Jadi kami mengembangkan sebuah jenis kipas angin baru yang tidak menggunakan baling-baling.” (Erabaru/snd)

laporan penguat awal


LAPORAN
“PenguatAwal (Jobsheet 1)”
PRATIKUM AUDIO DAN RADIO




index


Oleh:

NAMA            : ADE SAPUTRA
NIM/BP          : 16421 / 2010
PRODI            : Pend. Tek. ELEKTRONIKA




UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2012
A.      TUJUAN
Setelahmelakukanpraktekinidiharapkan:
1.      Mahasiswamampumerakitkomponentersebutsesuairangkaian yang ditunjukkan.
2.      Mahasiswamampumengukurtegangan, arusdanpenguatan yang terjadi.
3.      Mahasiswamampumenganalisabesarteganganarusdanpenguatmenurutrangkaiannya.

B.       TEORI SINGKAT
Padadasarnya amplifier (penguat) terdiridarirangkaianpenguatawal, tone control danpenguatakhir (power), penguatawaldalam amplifier memproses signal-signal yang bersihdarisuara (mikrophose) agar suara yang dihasilkan amplifier bersih.Bentukrangkaianpenguatawal/amplifier banyaksekalijenisnya, diantaranyarangkaianpenguatawalsbb:
PenguatAwal Bias Tetapi
Penguatawal bias initerdiridari transistor sebagaipenguataktif. Transistor yang digunakan bias transistor PNP dan NPN. Sebaliknyajenisrangkaian yang direncanakandalamjenis Con FigaerasnEmeter yang ditunjukkangambarpadajobsheetini.
Padaarus DC semuacondensator yang terpasangterbukakarenahektansidari C (Xc) sangatbesar, sehinggaarus DC tidak bias lewatpada C dan bias dikatakansepertisaklardalamkeadaanterbuka.

C.       ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN
1.      Alat
a.       Audio Signal Generator
b.      Osiloscope
c.       Power Supply DC
d.      Multimeter
e.       Kebel-kebelpenghubungsecukupnya
f.       PCB
2.      Bahan
a.       Tahanan 1K, 4.7K, 680K
b.      Kondensator 10µF x2
c.       Transistor NPN pcs 9012, 9013, 9014.
D. Langkah Kerja
1.        Rakitlah komponen tersebut seperti gambar di bawah ini pada PCB.
2.        Ukurlah tegangan dan arus menurut Tabel 1.
3.        Hubungkan signal dari output AC, ke input rangkaian dan atur tegangan input sampai pada output rangkaian terlihat gelombang sinus murni & atur frekuensi  menurut tabel 3.
4.        Lepaskan semua rangkaian dan kembalikan seperti semula.

E. Gambar Kerja
 

















F. Tabel Pengukuran
       I.            HasilPratikum

a.       Tabel 1 ( Tegangan )

VB
VC
VE
VBE
VCE
0,68 V
0,125
0
0,68
0,125


b.      Tabel 2 ( Arus )

IB
IC
IE
40 uA
3,9 mA
3,9 mA


c.       Tabel 3

Vi
Gel. Vi
Frekuensi
Teg. Vo
Gel. Vo
Teg. Av
0,3 V

50Hz
0,1  V


0,3 V

100Hz
20 V


0,3 V

150Hz
26,7 V


0,3 V

200Hz








    II.            HasilSimulasi
a.       Tabel 1 ( Tegangan )


VB
VC
VE
VBE
VCE
679,57 mV
76,57 mV
0 V
679,57 mV
76,57 mV


b.      Tabel 2 ( Arus )



IB
IC
IE
37,82 µA
4,06 mA
4,09 mA









c.       Tabel 3

Vi
Gel. Vi
Frekuensi
Teg. Vo
Gel. Vo
Teg. Av
0,3 V

50Hz
4,5 x 2 = 9 V

30 x
0,3 V

100Hz
4,5 x 2 = 9 V

30 x
0,3 V

150Hz
4,5 x 2 = 9 V

30 x
0,3 V

200Hz
4,5 x 2 = 9 V

30 x